Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Monday, December 6, 2021

Finlandia Sukses Dengan Pendidikannya


Apa yang sesungguhnya terjadi di Finlandia barangkali bisa memberi pencerahan. Timothy D. Walker, dalam buku terbarunya Teach Like Finland atau Mengajar seperti Finlandia membocorkan beberapa kunci dan strategi sederhana tentang pendidikan di Finlandia.

Berikut adalah 9 alasan mengapa Finlandia menjadi negara pendidikan terbaik. Penjelasan berikut dikutip dari laman New Nordic School:

1. Kesempatan yang Sama
Tujuan utama dari sistem pendidikan Finlandia adalah pendidikan universal yang berkualitas baik. Maksudnya adalah pendidikan yang gratis, inklusif dan komprehensif yang sama diberikan kepada semua warga negara.

2. Belajar dengan Bermain
Pada fase awal sekolah, ada penekanan kuat pada pembelajaran melalui bermain, sebelum anak-anak memasuki usia sekolah.

Penitipan anak dan prasekolah Finlandia mengikuti kurikulum Pendidikan dan Perawatan Anak Usia Dini (ECEC) nasional yang sangat percaya untuk membiarkan anak-anak menjadi anak-anak seutuhnya, dengan berfokus pada permainan, kesehatan, dan kesejahteraan anak secara keseluruhan.

3. Pembelajaran Personal
Tidak ada sistem peringkat di Finlandia karena tidak ada ujian standar nasional. Pembelajarannya pun dilakukan secara personal agar setiap siswa dapat berdaya dengan kekuatan mereka masing-masing.

Mereka dapat belajar apapun yang mereka inginkan dan setiap siswa benar-benar memegang kunci untuk membuka potensi mereka sendiri.

4. Minimal dari Pengujian Standar
Di Finlandia sendiri minimal dari pengujian standar. Pembelajaran siswa dinilai dari berbagai metode kualitatif yang berfokus pada pengembangan keseluruhan siswa dan pembelajaran soft skill, daripada keterampilan menghafal dan skor kuantitatif mereka.

5. Jarang Ada PR
Di Finlandia sekolah dimulai saat para siswa berumur 7 tahun. Saat tahun pertama sekolah, PR sangatlah jarang diberikan dan jam sekolah sangat pendek. Hal tersebut dilakukan agar para siswa dapat bermain dan belajar mengembangkan hobi di luar sekolah. Hal ini juga berpengaruh pada tingkat harapan hidup yang tinggi.

6. Teknologi yang Mendukung
Teknologi digital digunakan para siswa untuk belajar. Sebagian besar kurikulum nasional Finlandia adalah pembelajaran yang fenomenal dan mengembangkan pengalaman belajar yang unik melalui pengajaran dan teknologi yang inovatif.

Teknologi di sini sangat berperan untuk meningkatkan pengalaman belajar.

7. Pembelajaran Sepanjang Hayat
Maksud dari belajar sepanjang hayat adalah sistem pendidikan di Finlandia adalah mereka dapat melanjutkan pendidikan di usia berapa pun. Sistem pendidikan di Finlandia juga sangat fleksibel.

8. Pembelajaran Inklusif
Siswa berkebutuhan khusus akan mendapatkan fasilitas yang memadai. Semua kebutuhan murid akan didukung tanpa memperhitungkan berapa banyak alat yang dibutuhkan.

9. Guru Otonom
Guru Finlandia sangat terlatih melalui gelar master wajib. Guru diberikan kebebasan dengan merencanakan pengajaran dan sumber daya mereka sendiri.

Tantangannya adalah masing-masing guru harus menyesuaikan pengajaran dari berbagai jenis peserta didik.

Nah itulah alasan mengapa Finlandia menjadi negara dengan pendidikan terbaik. 

Memuliakan Guru, Kunci Sukses Reformasi Pendidikan


"Indonesia telah berhasil mengerahkan lebih dari 10 juta pendaftaran siswa masuk ke pendidikan dasar dan menengah, atau naik 31 persen, dalam 20 tahun teakhir". Menurut BANK Dunia, dalam publikasinya The Promise of Education in Indonesia (18 November 2020) menyatakan. 

Indonesia juga menunjukkan kemajuan besar dalam kesetaraan gender dalam pendidikan. Pada tahun 1975, 65 persen siswa adalah laki-laki, sementara sekarang proporsi laki-laki dan perempuan kira-kira sama, meskipun ada variasi penting di tingkat daerah.

Dalam catatan Bank Dunia, tantangan terbesar pendidikan Indonesia adalah pembelajaran yang kurang bermutu di sebagian besar sekolah/kampus, dan adanya kesenjangan luar biasa soal mutu pembelajaran antar-sekolah, terutama di Jawa dan luar Jawa.

Kebanyakan siswa tidak memenuhi nilai kelulusan Ujian Nasional kelas 12. Sebanyak 70 persen anak tidak bisa menunjukkan literasi dasar menurut kriteria Program for International Student Assessment (PISA) 2018.

Siswa berprestasi rendah adalah anak-anak dari keluarga miskin, anak-anak yang tinggal di daerah terpencil atau penyandang disabilitas.

Gaji guru dan dosen

Gaji guru dan dosen yang tak memadai disebut sebagai salah satu penyebab utama rendahnya mutu pendidikan. Gaji yang kecil membuat guru/dosen sibuk mencari tambahan penghasilan di luar sekolah/kampus. Mereka tidak fokus mengembangkan karakter dan kompetensinya untuk melakoni proses pembelajaran yang berkualitas.

Disparitas mutu pendidikan yang masih menganga lebar disebabkan oleh banyak faktor, di antaranya adalah penyediaan infrastruktur yang masih terbatas dan tidak merata ke seluruh pelosok tanah air.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Isu tersebut paling mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi X DPR RI dengan Persatuan Guru dan Dosen, pada 27 Maret. Masalahnya klasik yaitu soal gaji guru dan dosen Indonesia yang masih jauh di bawah standar kesejahteraan.

Memang, belum lama ini sebuah lembaga survei internasional, salaryexlporer dalam laproran hasil surveinya bertajuk Teaching/ Education Average Salaries in Indonesia 2021 mengungkapkan bahwa rata-rata gaji seorang yang bekerja di lembaga pendidikan di Indonesia per 2021, termasuk perumahan, transportasi, dan tunjangan lainnya, adalah Rp 12.900.000 per bulan. Rata-rata gaji terendah sebesar Rp 6.170.000 hingga rata-rata gaji tertinggi Rp 23.500.000